Klasifikasi Kromatografi

Kromatografi diddefinisikan sebagai proses pemisahan yang didasarkan pada distribusi molekul-molekul dari suatu campuran zat antara dua fasa yaitu fasa stasioner (fasa diam) dan fasa mobil (fasa gerak).
Fasa gerak dapat berupa gas atau cair. fasa diam dapat berupa cair atau padat. berdasarkan jenis fasa gerak atau fasa diam kromatografi diklasifikasikan sebagai baerikut :
1. Kromatografi cair – cair
2. Kromatografi gas – cair
3. Kromatografi padat – cair
4. Kromatografi gas – padat

Berdasarkan mekanisme pemisahannya, kromatografi diklasifikasikan menjadi :
1. Kromatografi Adsorpsi = berdasarkan retensi solut oleh adsorpsi permukaan
2. Kromatografi Partisi = berdasarkan koefisien partisi zat terlarut
3. Kromatografi Ekslusi = berdasarkan perbedaan ukuran dan geometri molekul
4. Kromatografi Pertukaran Ion = berdasarkan pertukaran ion antara kation – anion

PENGERTIAN HOMEOSTASIS

Homeostasis adalah keadaan yang relatif konstan di dalam lingkungan internal tubuh, dipertahankan secara alami oleh mekanisme adaptasi fisiologis.
Adaptasi fisiologis terhadap stress adalah kemampuan tubuh untuk mempertahankan keadaan relatif seimbang. Kemampuan adaptif ini adalah bentuk dinamik dari ekuiliblrium lingkungan internal tubuh. Lingkungan internal secara konstan berubah, dan mekanisme adaptif tubuh secara kontinyu berfungsi untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan ini dan untuk mempertahankan ekuilibrium atau homeostasis.
Homeostasis dipertahankan oleh mekanisme fisiologis yang mengontrol fungsi tubuh dan memantau organ tubuh. Untuk sebagian besar mekanisme ini dikontrol oleh sistem saraf dan endokrin dan tidak mencakup perilaku sadar. Tubuh membuat penyesuaian dalam frekwensi jantung, frekwensi pernapasan, tekanan darah, suhu tubuh, keseimbangan cairan dan elektrolit, sekresi hormon dan tingkat kesadaran yang semuanya ditujukan untuk mempertahankan adaptasi.
Dubos (1965) mengemukakan pandangan lebih lanjut ke sifat dinamis respons-respons tersebut. Dia mengatakan bahwa ada dua konsep yang saling mengisi : homestasis dan adaptasi. Homeostasis menekankan pada perlunya penyesuaian yang harus segera dilakukan tubuh untuk menjaga komposisi internal selalu dalam batas yang bisa diterima, sedangkan adaptasi lebih menekankan pada penyesuaian yang berkembang sesuai berjalannya waktu. Dubos juga menekankan bahwa ada batasan respon terhadap stimuli yang dapat diterima dan bahwa respon tersebut bisa berbeda pada setiap individu. Baik homestasis maupun adaptasi dangat diperlukan untuk dapat bertahan dalam dunia yang selalu berubah.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!